Identitas Buku
Judul Buku : Sekolah Itu Candu
Penulis : Roem Topatimasang
Penerbit : INSISTPress / Pustaka Pelajar (tergantung edisi)
Tahun Terbit : Pertama kali 1998 (dikembangkan lewat cetakan-cetakan berikutnya hingga 2018/2024)
ISBN : Contoh salah satu edisi — 9786020857961 (Edisi Klasik)
Jumlah Halaman : ± 129–178 halaman
Jenis Buku : Nonfiksi / Kritik pendidikan / Pemikiran sosial
Latar Belakang Buku
Buku Sekolah Itu Candu merupakan kumpulan esai yang ditulis oleh Roem Topatimasang sejak era 1970-an hingga awal 2000-an, kemudian dibukukan. Penulis adalah seorang pemikir dan kritikus pendidikan yang mencoba membongkar asumsi umum bahwa sekolah adalah institusi tunggal yang mencerdaskan manusia. Judulnya sendiri menggunakan metafora “candu” untuk menggambarkan bahwa sekolah sering kali menjadi sesuatu yang dipercaya secara otomatis, tanpa dikritisi tujuan dan dampaknya.
Isi Buku
Buku ini tidak berupa narasi cerita, melainkan kumpulan tulisan reflektif dan kritis mengenai makna sekolah dan pendidikan. Melalui 14 esai, Roem mengajak pembaca menelusuri:
1. Asal kata dan makna sekolah — Menelusuri kata school/skhole dalam tradisi Yunani yang bukan awalnya tempat formal pendidikan, melainkan waktu luang untuk belajar dan berdiskusi.
2. Perkembangan sekolah modern — Perubahan sekolah dari ruang bebas belajar menjadi sistem formal, hierarkis, dan kaku yang mengutamakan kepatuhan dan ranking.
3. Kritik sekolah di Indonesia — Autor menggugat sekolah formal yang sering hanya fokus pada nilai rapor, kurikulum baku, dan standar kompetensi tanpa membentuk kemampuan berpikir kritis.
4. Sekolah sebagai budaya dominan — Sekolah menjadi tolok ukur kebenaran dan pembuktian status sosial, sehingga mereka yang gagal “bersekolah” sering dipandang kurang.
5. Relasi antara sekolah dan realitas hidup — Penulis menggambarkan bagaimana sekolah terkadang menjauhkan siswa dari pengalaman nyata dan kreativitas, serta menjadikannya pasif terhadap lingkungan.
Melalui gaya bertutur yang santai namun tajam, penulis membongkar asumsi mapan tentang sekolah dan kerja kerasnya untuk menstimulus pembaca berpikir ulang mengenai pendidikan.
Kelebihan Buku
- Memacu pemikiran kritis terhadap sistem pendidikan yang dianggap biasa.
- Kaya refleksi filosofis dan historis tentang asal usul dan makna sekolah.
- Bahasa lugas dan mengundang diskusi, meski topiknya berat.
- Relevan untuk siswa, pendidik, dan masyarakat yang ingin memahami makna pendidikan secara mendalam.
Kekurangan Buku
- Bukan bacaan ringan — penuh gagasan dan esai yang intens.
- Beberapa bagian memerlukan pemahaman sosial-historis agar konteksnya terserap penuh.
- Tidak memberikan formula praktis seperti buku motivasi atau panduan pendidikan populer.
Nilai dan Pesan Moral
Buku ini mengajarkan bahwa pendidikan sejati tidak otomatis terjadi hanya karena seseorang duduk di bangku sekolah formal. Yang terpenting adalah cara berpikir, kemauan belajar sepanjang hidup, dan hubungan dengan realitas sosial di sekitar kita. Penulis mendorong pembaca untuk tidak menerima pendidikan begitu saja sebagai sesuatu yang mutlak, tetapi terus mempertanyakan bagaimana dan untuk siapa sistem itu bekerja.
Kesimpulan
Sekolah Itu Candu adalah buku nonfiksi yang kuat dalam kritiknya terhadap sistem sekolah modern. Dengan bahasa yang tajam serta pendekatan historis dan filosofis, Roem Topatimasang mengajak pembaca untuk melihat sekolah tidak lagi sebagai lembaga suci pencetak manusia cerdas, tetapi sebagai fenomena sosial yang mesti terus dikritisi dan direfleksikan. Buku ini sangat cocok bagi pembaca yang ingin memahami masalah pendidikan lebih dari sekadar aspek formal dan teknisnya.